Optimization of MSME Product Marketing through Digital Marketing Strategies OPTIMALISASI PEMASARAN PRODUK UMKM MELALUI DIGITAL MARKETING Section Articles

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Nelvia Iryani
Yindrizal

Abstract

Abstrak

Dalam konteks perekonomian nasional, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menempati posisi strategis yang vital, terutama dalam hal absorpsi tenaga kerja dan peningkatan taraf hidup masyarakat. Kendati demikian, mayoritas pelaku UMKM, termasuk kelompok pembudidaya jamur yang berdomisili di Kampung Jamur Payolinyam, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, masih terkendala oleh minimnya adopsi strategi pemasaran digital. Ketergantungan yang masih tinggi terhadap rantai distribusi konvensional melalui perantara pengepul menghambat upaya untuk memaksimalkan potensi nilai tambah produk yang mereka miliki. Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk menanggulangi kesenjangan tersebut melalui implementasi optimalisasi pemasaran digital serta pendampingan komprehensif dalam penyusunan akun bisnis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi analisis situasi, tahap persiapan (penyusunan materi edukasi dan instrumen inventarisasi), serta tahap pelaksanaan yang mencakup sosialisasi, pelatihan berbasis praktik (hands-on training), penyuntingan visual produk berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dan pendampingan pembuatan akun digital secara intensif. Hasil evaluasi pasca kegiatan menunjukkan peningkatan literasi digital yang signifikan; seluruh peserta mampu memahami materi dengan baik, menguasai teknik penyuntingan produk, serta mengikuti panduan pembuatan akun pemasaran digital secara lancar. Keberhasilan transfer pengetahuan ini berhasil membangun kemandirian digital pelaku UMKM, sekaligus membekali mereka dengan orientasi strategis untuk memperluas jangkauan pasar secara daring demi meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha di era modern.


Abstract


Within the national economy, Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) occupy a vital, strategic position, particularly in terms of labor absorption and improving the standard of living. Nevertheless, many MSME operators including a group of mushroom cultivators based in "Kampung Jamur" (Mushroom Village) in Payolinyam, North Payakumbuh District, Payakumbuh City remain constrained by a lack of digital marketing strategies. A heavy reliance on conventional distribution chains, involving intermediaries or collectors, hinders their ability to maximize the value-added potential of their products. In response to these challenges, this community service program was designed to bridge this gap by optimizing digital marketing efforts and providing comprehensive guidance on setting up business accounts. The implementation followed a participatory approach, encompassing a situational analysis, a preparatory phase (developing educational materials and inventory tools), and an execution phase which included outreach, hands-on training, AI-based product visual editing, and intensive support for creating digital business accounts. Post-activity evaluations revealed a significant improvement in digital literacy; all participants demonstrated a strong grasp of the material, mastered product-editing techniques, and successfully followed the steps to establish digital marketing accounts. This transfer of knowledge has fostered digital self-reliance among the MSME operators, equipping them with a strategic orientation to expand their market reach online, thereby enhancing their competitiveness and business sustainability in the modern era.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##