Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis
https://www.journals.gesociety.org/index.php/ekonomipedia
<p>Nama Jurnal <strong>Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis</strong><br />Frekuensi 2 terbitan per tahun (Mei - Nopember)<br />ISSN Online 3025-4450 <br />DOI Prefix <a href="https://search.crossref.org/search/works?q=3025-4450&from_ui=yes" target="_blank" rel="noopener">10.55043/ekonomipedia</a><br />Kebijakan Akses <a href="https://journals.gesociety.org/index.php/technologica/access" target="_blank" rel="noopener"><em><strong>Open Access </strong></em></a><br />Biaya Publikasi Bebas Biaya<br />Editor in chief Alfikri, S.Pt., M.Si<strong><br /></strong> Scopus ID:<strong><a href="https://www.scopus.com/authid/detail.uri?authorId=57209684900" target="_blank" rel="noopener"> </a><br /></strong>Penerbit <strong> Green Engineering Society</strong></p>Green Engineering Societyen-USEkonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis3025-4450Product Attribute Innovation of Capcin Creamy and Spicy Basreng in Generation Z Market Segmentation
https://www.journals.gesociety.org/index.php/ekonomipedia/article/view/531
<p><strong><em>ABSTRACT. </em></strong><em>The goal of this research is to determine how product attribute improvements in Basreng Pedas and Capcin Creamy affect Generation Z's purchase interest, the main consumer market being targeted. The study used a descriptive qualitative method, using field observations of offline sales during the Car Free Day (CFD) event in Taman Bungkul and online sales from WhatsApp, Instagram, and TikTok. The information was gathered through sales data, field notes, and visual documentation. According to the findings, the main variables influencing Generation Z's tastes and purchasing decisions are flavor innovation, aesthetics, and package design. Due to its spicy flavor and crunchy texture, which are consistent with the tastes of young people, Basreng Pedas had the highest purchase frequency, according to offline observations. On the other hand, internet sales data indicate that Capcin Creamy was ordered more often due to its appealing look and ability to be shared on social media. Additionally, price bundling tactics were shown to increase buying interest by providing increased perceived value. These results demonstrate that small firms in the contemporary culinary market can greatly improve their product attractiveness by using a combination of sensory innovation, visual presentation, and pricing strategies.</em></p> <p><strong>ABSTRAK. </strong>Penelitian ini dilakukan untuk memahami bagaimana inovasi dalam atribut produk Capcin Creamy dan Basreng Pedas mempengaruhi keputusan beli generasi Z, yang merupakan kelompok konsumen utama. Metode yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan observasi lapangan, mencakup penjualan secara offline di <em>Car Free Day</em> (CFD) Taman Bungkul dan penjualan online dari <em>WhatsApp</em>, Instagram, serta TikTok. Data dikumpulkan dengan cara dokumentasi visual, catatan lapangan, dan ringkasan penjualan. Hasil studi menunjukkan bahwa inovasi rasa, desain tampilan, dan kemasan adalah elemen kunci yang memengaruhi preferensi dan minat beli gen z. Hasil dari observasi <em>offline</em> mengungkapkan bahwa Basreng Pedas menjadi produk dengan angka pembelian tertinggi, berkat sensasi pedas dan kerenyahan yang disukai oleh anak muda. Di sisi lain, penjualan online menunjukkan bahwa Capcin Creamy lebih diminati karena penampilannya yang estetis dan menarik di <em>platform</em> media sosial. Selain itu, strategi <em>bundling</em> harga terbukti efektif dalam meningkatkan minat beli dengan memberikan persepsi nilai yang lebih baik. Temuan ini menunjukkan bahwa perpaduan inovasi dalam aspek sensorik, visual, dan harga memiliki makna penting bagi UMKM dalam menarik perhatian konsumen di pasar kuliner modern.</p>Akbar MaulanaIka TataFebri AyuNadia AlvinaVito FitrohRika Yuliastuti
Copyright (c) 2025 Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis
2025-12-242025-12-244111510.55043/ekonomipedia.v4i1.531The Influence Of Brand Awareness And Perceived Quality On Repurchase Intention In Culinary MSMEs
https://www.journals.gesociety.org/index.php/ekonomipedia/article/view/538
<p><strong><em>Abstract</em></strong><em>. This study aims to examine the determinants of Repurchase Intention in the culinary MSME sector, specifically focusing on Brand Awareness and Perceived Quality at Sepagi Bakery, Bandung. In a highly saturated and competitive market, maintaining business stability relies heavily on customer loyalty. Using a quantitative approach with a causal associative design, this research involved 100 respondents selected through incidental sampling techniques. The primary data collected via questionnaires were analyzed using Multiple Linear Regression. The empirical findings reveal that Repurchase Intention is significantly driven by both Brand Awareness and Perceived Quality, whether tested partially or simultaneously. Notably, the combination of these two variables accounts for 50.9% of the variance in consumer repurchase decisions. Consequently, it is recommended that MSME owners prioritize digital branding integration and ensure rigorous product quality consistency to foster sustainable business growth.</em></p> <p> </p> <p><strong><em>Abstrak</em></strong><em>. Studi ini bertujuan untuk menelaah determinan Repurchase Intention pada sektor UMKM kuliner, dengan fokus spesifik pada variabel Brand Awareness dan Persepsi Kualitas di Sepagi Bakery, Bandung. Di tengah kondisi pasar yang sangat jenuh dan kompetitif, stabilitas bisnis sangat bergantung pada loyalitas konsumen. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal, penelitian ini melibatkan 100 responden yang dipilih melalui teknik incidental sampling. Data primer yang dihimpun melalui kuesioner dianalisis menggunakan Regresi Linear Berganda. Temuan empiris menyingkap bahwa Repurchase Intention didorong secara signifikan oleh Brand Awareness dan Persepsi Kualitas, baik saat diuji secara parsial maupun simultan. Secara khusus, kombinasi kedua variabel ini mampu menjelaskan 50,9% varians dalam keputusan pembelian ulang konsumen. Konsekuensinya, disarankan agar pelaku UMKM memprioritaskan integrasi branding digital serta menjamin konsistensi mutu produk yang ketat demi memupuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.</em></p>Ilal Hamdi MuharramRannga Gelar GumilarAdi Prehanto
Copyright (c) 2026 Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis
2025-12-252025-12-2541162310.55043/ekonomipedia.v4i1.538An Analysis of the Impact of Sharia Management on Organizational Performance
https://www.journals.gesociety.org/index.php/ekonomipedia/article/view/540
<p><strong><em>Abstract </em></strong></p> <p><em>This study aims to analyze the influence of Islamic management on organizational performance through a literature review of empirical studies published within the last five years. Islamic management plays an essential role in enhancing organizational effectiveness, productivity, and governance quality by applying Islamic values such as justice, trustworthiness, transparency, and Islamic work ethics. The findings indicate that the implementation of sharia-based principles significantly contributes to improving organizational performance across both business and public sectors, particularly through spiritually oriented work culture, sharia-based leadership, and morally guided decision-making. Moreover, the integration of Islamic values has been shown to strengthen employee motivation, as well as increase loyalty and professionalism. These results suggest that Islamic management serves as an effective governance model capable of fostering sustainable organizational performance.</em></p> <p><strong><em>Abstrak</em></strong><em>. </em></p> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen syariah terhadap kinerja organisasi melalui studi literatur yang mengkaji penelitian-penelitian dalam lima tahun terakhir. Manajemen syariah dianggap memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas, produktivitas, serta kualitas tata kelola organisasi melalui penerapan nilai-nilai Islami seperti keadilan, amanah, transparansi, dan etika kerja Islami. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip syariah berkontribusi signifikan pada peningkatan kinerja organisasi, baik pada sektor bisnis maupun lembaga publik, terutama melalui budaya kerja yang berorientasi spiritual, kepemimpinan syariah, dan pengambilan keputusan yang berbasis nilai moral. Selain itu, integrasi nilai syariah terbukti mampu membangun motivasi kerja yang lebih kuat serta meningkatkan loyalitas dan profesionalisme pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa manajemen syariah dapat menjadi model tata kelola yang efektif dalam menciptakan kinerja organisasi yang berkelanjutan.</em></p>Amirul Syam FadhilIlham Gani
Copyright (c) 2026 Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis
2025-01-052025-01-0541243510.55043/ekonomipedia.v4i1.540“Digital Transformation Strategy Analysis using SWOT Approach: A Literature Review of PT Bank Syariah Indonesia Tbk”
https://www.journals.gesociety.org/index.php/ekonomipedia/article/view/573
<p><strong><em>Abstract</em></strong><em>. </em><em>This study aims to analyze the digital transformation strategy implemented by PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) using the SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) analysis approach. Digital transformation is key for Islamic banks to improve operational efficiency, service quality, and competitiveness in the rapidly evolving digital era. This study reviews literature related to digitalization in the Islamic banking sector and identifies internal and external factors affecting BSI in adopting technology. The results of the study show that BSI has strengths such as customer trust in Islamic principles and government support. However, weaknesses include limited human resources in technology and dependence on legacy systems. On the other hand, opportunities include the rapid growth of digital service usage and government policies supporting the digitalization of Islamic banking. The main threats faced by BSI are intense competition from conventional banks and fintech companies, as well as growing cybersecurity risks. Based on the SWOT analysis, this study recommends improving human resources quality, updating technology infrastructure, and leveraging digital technology in accordance with Islamic principles.</em></p> <p><strong><em>Abstrak</em></strong><em>. </em><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi transformasi digital yang diterapkan oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dengan pendekatan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats). Transformasi digital menjadi kunci bagi bank syariah untuk meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan, serta daya saing dalam era digital yang berkembang pesat. Penelitian ini mengkaji literatur terkait digitalisasi dalam sektor perbankan syariah dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi BSI dalam mengadopsi teknologi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI memiliki kekuatan seperti kepercayaan nasabah terhadap prinsip syariah dan dukungan pemerintah. Namun, kelemahan yang ditemukan adalah keterbatasan sumber daya manusia di bidang teknologi dan ketergantungan pada sistem legacy. Di sisi lain, peluang yang ada mencakup pertumbuhan pesat penggunaan layanan digital dan kebijakan pemerintah yang mendukung digitalisasi perbankan syariah. Ancaman utama yang dihadapi BSI adalah persaingan ketat dari bank konvensional dan fintech serta risiko keamanan siber yang semakin besar. Berdasarkan analisis SWOT, penelitian ini menyarankan peningkatan kualitas SDM, pembaruan infrastruktur teknologi, serta pemanfaatan teknologi digital yang sesuai dengan prinsip syariah.</em></p>M.Naufal Farisaturahman
Copyright (c) 2026 Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis
2026-02-192026-02-1941364410.55043/ekonomipedia.v4i1.573The Effect Of Transformational Leadership Style And Organizational Commitment On Employee Performance At Bps Banggai Kepulauan Regency
https://www.journals.gesociety.org/index.php/ekonomipedia/article/view/571
<p><strong><em>Abstract</em></strong><em>. This study examines the role of transformational leadership and organizational commitment in improving employee performance within a public sector institution. Bureaucratic reform requires higher accountability and service quality, making leadership and employee attachment essential factors. A quantitative explanatory design was applied using a census of 32 employees. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using multiple regression. The findings indicate that transformational leadership significantly affects employee performance. Organizational commitment also demonstrates a significant positive influence. Simultaneously, both variables contribute substantially to performance improvement. These results confirm that inspirational leadership behavior combined with strong employee commitment enhances work effectiveness. Therefore, strengthening leadership capacity and employee engagement strategies is crucial to sustain performance improvement in the public sector.</em></p> <p><strong><em>Abstrak </em></strong><em>Penelitian ini mengkaji peran kepemimpinan transformasional dan komitmen organisasi dalam meningkatkan kinerja pegawai pada instansi sektor publik. Reformasi birokrasi menuntut peningkatan akuntabilitas dan kualitas pelayanan, sehingga kepemimpinan dan keterikatan pegawai menjadi faktor strategis. Penelitian menggunakan desain kuantitatif eksplanatori dengan metode sensus terhadap 32 pegawai. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Komitmen organisasi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan. </em><em>Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa perilaku kepemimpinan yang inspiratif serta komitmen pegawai yang kuat dapat meningkatkan efektivitas kerja. Oleh karena itu, penguatan kapasitas kepemimpinan dan strategi peningkatan keterlibatan pegawai perlu menjadi prioritas dalam mendukung keberlanjutan reformasi birokrasi.</em></p>Hendra SetiawanSherryliana Permata
Copyright (c) 2026 Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis
2026-02-192026-02-1941455310.55043/ekonomipedia.v4i1.571Analysis Of The Effect Of Price And Population On Clean Water Demand Of PDAM (A Case Study Of Payakumbuh City, 2008–2022)
https://www.journals.gesociety.org/index.php/ekonomipedia/article/view/566
<p><strong><em>Abstract</em></strong><em>. Water is the source of life on earth, and nearly 71% of the earth's surface is covered by water. In modern economic life, water plays a very large role as an environmental balance parameter. This study was conducted in Payakumbuh City and used time series data from 2008 to 2022. This study is quantitative in nature, collecting data from publications by the Payakumbuh City Central Statistics Agency (BPS) and the Tirtasago Water Company (PDAM) library. The purpose of this study is to conduct a multiple linear regression test to show that the variables of water price and population have an effect on the demand for clean water from PDAM. Multiple linear regression analysis is a technique commonly used by researchers to measure the extent to which independent variables influence dependent variables. Using multiple linear regression analysis, the results of this study show that, partially, water price (x1) has a negative but insignificant effect on clean water demand, while population size (x2) has a significant positive effect on clean water demand. Water price and population simultaneously affect clean water demand.</em></p> <p><em> </em></p> <p><strong><em>Abstrak</em></strong><em>. Air merupakan sumber kehidupan di muka bumi dan hampir 71% permukaan bumi ditutupi air. Di dalam kehidupan ekonomi moderen, air memiliki peran yang sangat besar sebagai parameter keseimbangan lingkuangan. Penelitian ini dilakukan di Kota Payakumbuh dan menggunakan data time series dengan jangka waktu dari tahun 2008-2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yaitu dengan cara mengumpulkan data dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Payakumbuh dan Kepustakaan PDAM Tirtasago. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian regresi linier berganda yang menunjukkan bahwa variabel harga air dan jumlah penduduk memiliki pengaruh terhadap permintaan air bersih PDAM. Analisis regresi linier berganda merupakan salah satu teknik yang biasa digunakan oleh para peneliti denga tujuan mengukur seberapa besar pengaruh variabel bebas terhadap varibel terikat. Dengan menggunakan analisis regresi linier berganda hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial harga air (x1) berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap permintaan air bersih dan jumlah penduduk (x2) berpengaruh positif signifikan terhadap permintaan air bersih. Harga air dan jumlah penduduk scara simultan mempengaruhi permintaan air bersih.</em></p>Nurul LatifahNelvia Iryani
Copyright (c) 2026 Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis
2026-04-282026-04-2841546310.55043/ekonomipedia.v4i1.566Descriptive Quantitative Analysis of the Agam Maju Generasi Pintar Scholarship Program 2025 in Agam Regency
https://www.journals.gesociety.org/index.php/ekonomipedia/article/view/596
<p>Abstract. This study aims to analyze the implementation of the Agam Maju Generasi Pintar Scholarship Program in 2025 in Agam Regency using a quantitative descriptive approach. The study focuses on the distribution of scholarship recipients, the amount of assistance, and the program’s contribution to improving access to higher education. The data used are secondary data obtained from the Regent’s Decree of Agam Regency in 2025 and publications from the Central Bureau of Statistics. The analysis method employs descriptive statistics in the form of percentages and tabulation. The results show that the total number of recipients is 270 students, dominated by continuing recipients (95.9%), while new recipients account for only 4.1%. The decrease in recipients is influenced by the implementation of DTSEN-based verification. The amount of assistance varies based on the location of the university, indicating a need-based policy approach. Overall, the program contributes to improving access to higher education, although it still functions as supplementary financial support.</p> <p>Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program Beasiswa Agam Maju Generasi Pintar Tahun 2025 di Kabupaten Agam dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini memfokuskan pada distribusi penerima, besaran bantuan, serta kontribusi program dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari Keputusan Bupati Agam Tahun 2025 dan publikasi Badan Pusat Statistik. Metode analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif berupa persentase dan tabulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penerima beasiswa sebanyak 270 orang, dengan dominasi penerima lama sebesar 95,9%, sedangkan penerima baru hanya sebesar 4,1%. Penurunan jumlah penerima dipengaruhi oleh penerapan verifikasi berbasis DTSEN. Besaran bantuan yang berbeda berdasarkan lokasi perguruan tinggi menunjukkan adanya kebijakan berbasis kebutuhan. Secara umum, program ini berkontribusi dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi, namun masih berfungsi sebagai bantuan tambahan</p>Fitri RahayuNelvia Iryani
Copyright (c)
2026-05-012026-05-0141647210.55043/ekonomipedia.v4i1.596